VIVIA MEDIA — Tragedi meninggalnya empat orang sekeluarga saat glamping di Temanggung, Jawa Tengah, menjadi pengingat bahwa bahaya tidak selalu datang dari api yang terlihat.

Ada ancaman lain yang jauh lebih mematikan: gas karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak menimbulkan rasa apa pun.

| Baca Juga: Xiao Zhan: Rahasia di Balik Perjalanan King of Luxury

Namun, dalam ruang tertutup, karbon monoksida dapat menggantikan oksigen di dalam darah sehingga tubuh perlahan kehilangan pasokan oksigen tanpa disadari.

Gejalanya pun sering dianggap sepele, mulai dari pusing hingga mual, padahal kondisinya bisa memburuk hanya dalam hitungan menit.

| Baca Juga: Yuk, Bikin Makanan Kucing Sendiri

Lalu, bagaimana gas ini terbentuk? Situasi apa saja yang paling berisiko? Dan apa yang harus dilakukan jika seseorang diduga mengalami keracunan karbon monoksida? Temukan penjelasannya dalam artikel di Vivia E-Magazine Vol. I.

Vivia E-Magazine Vol. I
Vivia E-Magazine Vol. I


Tags: