Orangtua Sibuk Gadget, Anak Berisiko Alami Speech Delay
VIVIA MEDIA — Satu rumah, satu keluarga, tapi masing-masing sibuk menatap layar sendiri-sendiri. Fenomena ini ternyata punya dampak serius pada tumbuh kembang anak, khususnya kemampuan bicara mereka.
Prof. dr. Mei Neni Sitaresmi, Ph.D, Sp.A (K), spesialis anak ahli tumbuh kembang pediatri sosial, mengungkapkan bahwa semakin banyak anak datang ke kliniknya bukan sekadar terlambat bicara, melainkan sudah kesulitan berkomunikasi sama sekali.
| Baca Juga: Dari Pengangguran Jadi Desainer Undangan Termahal di Asia
Penyebabnya? Stimulasi yang tidak memadai. Anak butuh kontak mata, ekspresi wajah, dan respons timbal balik langsung untuk membangun kemampuan bahasanya.
Lalu, apa saja tahapan bicara normal anak sesuai usianya, dan kapan orangtua harus mulai waspada? Simak penjelasan lengkapnya di VIVIA E-Magazine Volume IX.
